Selasa, 26 Januari 2016

Kata Hati Princess tahun lalu



Jum’at, 20 Maret 2015
Aku tak pantas untuk kamu cintai

Di hari ini nggak ada kata- kata indah yang bisa ku rangkai. Mungkin ini salah ku, karna tidak pernah mendengarkan apa kata hati kecil ini. Kini aku benar- benar dilemma dengan perasaan yang tak pernah dan tak kan pernah terbalaskan. Aku sadar aku bukan seseorang yang berarti bagi mu. Tapi ntah mengapa aku pun tak sanggup jika harus melewati semua ini. Andai dari awal aku mendengarkan kata- kata mu untuk tidak berharap lebih, mungkin aku tak kan sesakit ini.
Namun apalah daya semua sudah terjadi, dan hati ini pun serasa terbakar bara cemburu meski itu tak layak. Andai waktu bisa berbalik, maka aku lebih memilih untuk tidak keluar dan melihat semua itu. Tapi mungkin ini juga merupakan sebuah petunjuk agar aku sadar bahwa ini adalah sebuah kenyataan. Untuk melihat sebelum jauh rasa itu, maka lebih baik sakit saat ini dari pada nantinya lebih parah dari ini.
Mungkin ibarat langit dan bumi jika aku masih memaksakan perasaan ini. Karena sesungguhnya aku tak panas baginya. Aku ibarat pungguk yang merindukan bulan. Sudah jelas dari awal bahwa dia tak merespon, tapi mengapa aku masih tetap berdiri tegar. Seolah- olah mampu tuk melewati semua itu, dan kini semua itu terjawabkan. Kini aku pun merasakan sakit yang sudah aku duga dari awal bahwa akhirnya akan seperti ini jika aku terus melangkah.
Aku tak menyalahkan perasaan ini, hanya saja mulai saat ini aku harus lebih banyak bercermin untuk intropeksi siapa sebenarnya aku baginya. Mungkin hanya keadaan saja yang salah dan waktu belum tepat untuk hal- hal seperti ini. Jika memang dia untuk ku, semoga perjalan ini di permudah, namun jika tidak, mungkin aku akan mendapat petunjuk yang lebih sakit lagi dari ini jika aku terus melangkah.
Aku sebenarnya hanya pura- pura kuat dalam situasi ini, karna memang pada dasarnya aku memang bukan siapa- dan tak akan pernah menjadi siapa- siapa. Semoga atas kejadian ini, aku lebih bersabar dan mencoba tuk melupakan semua yang telah terjadi. Aku akan berusaha ikhlas jika memang ini yang terbaik. Semoga jikalau dia mendapatkan yang terbaik aku pun seperti itu. Aku tak akan berlebihan dalam masalah ini, dan aku akan menetralisir rasa ini meski sulit. Namun ntah lah aku pun tak tau mengapa semua serasa berat tuk aku lupakan. Namun, seberat dan sesusah apa pun itu, akau akan mencoba dan terus mencoba agar aku lebih kuat kedepannya.
Good by my prince semoga setelah ini aku tak merasa kecewa lagi dengan apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi.
Dan akhirnya kini aku kecewa lagi mengulang kisah 3 tahun yang lalu. Aku yang salah karna membiarkan rasa ini tumbuh. Mengaharapkan yang lebih dari sebuah persahabatan ini. Dan aku telah mengingkari hati ku sendiri untuk tidak mengganggapnya lebih dari seorang sahabat. Semoga ada hikmah dan aku bisa move on.
Belajar ikhlas memang tak mudah, tapi demi kenyamanan hati ini dan kebahagiaan mu, akan ku coba. Semoga kamu tak merasa terganggu dengan tingkah dan sikap alay ku selama ini. Aku akan mencoba menetralisir demi kebaikan bersama. Semoga kita sama- sama mendapat yang terbaik dunia akhirat nantinya. By by,,,,,,,,,,,,
AKU YANG SALAH KARNA MEMPUNYAI RASA KEPADA SESEORANG YANG BELUM HALAL UNTUK HIDUPKU.



Yang tak teranggap

                                                                                   (princess) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar